Mahasiswa dapat memilih satu dari lima bidang peminatan untuk memperdalam keahliannya:
1. Teknologi Nano dan Rekayasa Material (Nano Technology & Material Engineering)
Spesialisasi ini mengintegrasikan prinsip nanoteknologi dan ilmu material untuk berinovasi dan mengembangkan material maju (advanced materials). Bidang ini sangat penting untuk kemajuan industri elektronik, otomotif, kesehatan, dan energi.
Prospek Karir: Nanotechnology Engineer, Semiconductor Process Engineer, Materials Engineer, Research and Development (R&D) Engineer, Consultant.
2. Rekayasa Sistem Energi (Energy System Engineering)
Fokus pada tantangan terkait produksi, konversi, distribusi, dan konsumsi energi untuk mengembangkan solusi energi yang efisien, berkelanjutan, dan inovatif.
Prospek Karir: Renewable Energy Engineer, Energy Systems Analyst, Power Systems Engineer, Energy Storage Engineer, Energy Policy Analyst, Consultant.
3. Rekayasa Bangunan dan Lingkungan Berkelanjutan (Sustainable Building and Environment Engineering)
Bidang multidisiplin yang berfokus pada desain, konstruksi, dan pengoperasian bangunan serta infrastruktur yang hemat energi, hemat sumber daya, dan sehat bagi penghuninya.
Prospek Karir: Sustainable Design Consultant, Green Building Engineer, Facilities Manager, Acoustic/Lighting/HVAC Engineer, Smart Building Developer.
4. Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol (Instrumentation and Control Engineering)
Berfokus pada pengembangan, implementasi, dan pengelolaan sistem instrumentasi untuk mengukur dan mengendalikan berbagai proses industri, serta desain sistem otomasi dan robotika.
Prospek Karir: Instrument and Control Engineer, Robotic and Automation Developer, Aerospace Engineer, Automotive Engineer.
5. Rekayasa Sistem Instrumen Bio dan Medis (Bio and Medical Instrumentation System Engineering)
Mengintegrasikan prinsip biologi, kesehatan, dan rekayasa untuk merancang, mengoperasikan, dan memelihara instrumen serta perangkat biomedis.